Laman

Wednesday, April 30, 2014

Essai

DARI SANG PEJUANG UNTUK SANG PEMENANG
                Indonesia adalah negeri kepulauan yang memiliki kekayaan alam yang melimpah. Tanahnya yang subur membuat Kolonial Belanda melirik Indonesia.
                Pada awal kedatangannya tahun 1596 di Banten, kolonial Belanda yang dipimpin oleh Cornelis de Houtman, hanya berniat untuk melakukan transaksi perdagangan. Kemudian mereka pergi ke Bali untuk membeli rempah-rempah. Pada perkembangan selanjutnya, warga Indonesia mendapat perlakuan yang kurang baik dari para kompeni. Rakyat Indonesia dipekerjakan dengan paksa (kerja rodi) dan diperlakukan seperti binatang oleh mereka.
                Namun bangsa Indonesia tidak pernah menyerah. Rakyat Indonesia pun melakukan perlawanan di pelosok-pelosok negeri. Misalnya saja perlawanan rakyat Maluku dibawah pimpinan Pattimura pada 15 Mei 1817. Tragedi tersebut merupakan bentuk pembelaan diri rakyat Indonesia di Maluku yang selama ini terjajah oleh para kompeni.
                Penderitaan bangsa Indonesia tak berhenti sampai penjajahan kolonial Belanda saja. Pada tahun 1942, penjajahan Indonesia diserahkan oleh Belanda kepada Jepang. Dan perlakuan Jepang bahkan lebih kejam daripada perlakuan kolonial terhadap Indonesia.
                Hal ini tentunya membuat para pendiri bangsa Indonesi geram. Mereka pun selalu berusaha untuk meraih kemerdekaan. Maka ketika terjadi kekosongan kekuasaan pada tanggal 14 Agustus 1945, para pendiri pun mencari cara agar mereka dapat memproklamirkan kemerdekaannya. Sehingga akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia berhasil memproklamirkan kemerdekaannya.
                Berangkat dari sejarahnya, bangsa Indonesia hari ini adalah bangsa yang mandiri yang dapat menaklukan dunia melalui segala prestasi anak bangsa. Prestasi tersebut tidak hanya dalam satu bidang. Tapi banyak bidang, misalnya dalam bidang pendidikan, pelajar Indonesia, Himawan Wicaksono Winarto, berhasil meraih gelar sebagai The Absolute Winner Asian Physics Olympiad ke-14 pada 13 Mei 2013. Mengungguli lawan-lawan tangguh seperti China, India, dan Singapura. Selain itu, dalam bidang olahraga pun Indonesia menjadi unggulan. Diantaranya dalam bidang olahraga tinju, atlet tinju Indonesia, Chris John, pada tahun 2003 meraih gelar juara World Boxing Association.
                Prestasi-prestasi tadi tentunya tidak akan dapat diraih oleh anak bangsa tanpa adanya kemerdekaan Indonesia yang diperjuangkan oleh para pahlawan terdahulu. Dan kini, perjuangan pahlawan terbayar sudah oleh prestasi anak bangsa. Suatu kebanggaan yang luar biasa. Berangkat dari suatu perjuangan untuk sebuah kemenangan.

No comments:

Post a Comment